logo bigbox
Groundbreaking solutions. data transformation.

Whether your business is early in its journey or well on its way to digital transformation, our solutions and technologies help chart a path to success.

Learn more...

Why Bigbox

Choosing Bigbox
Reasons why companies choose us
About Us
Get closer with us
Events
Read the latest stories and product updates
Locations
Check our locations
Partners
see our partners

DATA CONSUMPTION

1. Data Consumption (Business Intelligence) - (Mampu mengakses berbagai sumber data)

BigQuery dapat bekerja dengan berbagai jenis database, seperti :

  • BigQuery (Google Cloud Platform)
  • Druid
  • Google Analytics
  • H2
  • MongoDB
  • MySQL
  • Oracle
  • PostgreSQL
  • Presto
  • Redshift (Amazon Web Services)
  • Snowflake
  • SparkSQL
  • SQL Server
  • SQLite
  • Vertica

2. Data Consumption (Business Intelligence) - (Pembuatan dan konsumsi reporting)

Dashboard BigQuery terdiri dari beberapa portlet yang disusun sesuai dengan grid yang tersedia. Portlet ini dapat berupa kombinasi tabel, grafik, peta atau teks yang dapat mendukung proses pembuatan reporting ataupun dashboard. Pengguna juga dapat menambahkan widget filter untuk melakukan filter data di beberapa pertanyaan sehingga data diagram atau tabel secara otomatis akan menyesuaikan.

  • Membuat dashboard dan reporting secara instan

    Di kanan atas layar, klik ikon + untuk membuka menu dan pilih Buat dashboard baru. Beri nama dan deskripsi pada dashboard yang telah dibuat, pilih koleksi mana yang akan digunakan dashboard, lalu klik Buat, dan BigQuery akan menuju ke halaman dashboard yang baru. Jika pengguna tidak ingin membuat dasbor dari awal, atau ingin bereksperimen dengan membuat perubahan pada dashboard yang ada tanpa mempengaruhi dashboard asli, pengguna dapat menduplikasi dashboard yang ada.

  • Menambahkan Pertanyaan ke Dashboard

    Ada dua untuk menambahkan pertanyaan ke dashboard BigQuery yaitu dari dashboard secara langsung, atau dari pertanyaan yang ingin Anda tambahkan.

  1. Dari sebuah dashboard : Klik ikon pensil untuk mengedit dashboard. Kemudian klik ikon + di kanan atas pengeditan dashboard (bukan ikon + di navigasi utama) untuk menambahkan pertanyaan tersimpan apapun ke dalam dashboard

  2. Dari sebuah pertanyaan : Pengguna dapat menambahkan pertanyaan baru yang disimpan secara langsung ke dashboard dari pop-up yang muncul setelah menyimpan pertanyaan untuk pertama kalinya. Pengguna juga dapat menambahkan pertanyaan ke dashboard dengan mengklik ikon pensil di sebelah nama pertanyaan, dan memilih Tambahkan ke dashboard.

    Setelah pengguna menambahkan pertanyaan ke dashboard, maka akan terlihat tampilan seperti berikut ini:

  • Menambahkan Teks Deskripsi

    Pengguna dapat menambahkan teks ke dashboard seperti deskripsi, penjelasan, catatan, atau bahkan gambar dan GIF ke dashboard secara mudah. Untuk menambahkan teks baru, pilih tombol Aa, di kanan atas:

  • Merangkai Portlet Dalam Dashboard

    Setiap pertanyaan atau portlet di dashboard, pengguna dapat memindahkan secara drag & drop atau mengubah ukurannya sesuai keinginan dalam grid yang tersedia. Pilih ikon pensil di kanan atas dashboard untuk masuk ke antarmuka pengeditan dashboard.

  1. Untuk memindahkan portlet, cukup klik dan seret portlet ke posisi yang diinginkan
  2. Untuk mengubah ukuran portlet, klik di sudut kanan bawah portlet, dan seret untuk mengubah ukuran sesuai keinginan
  3. Untuk menghapus portlet, Anda dapat mengarahkan kursor ke portlet, dan klik ikon X di sudut kanan atas.

  • Pembaruan Otomatis, Jika data yang digunakan sering diperbarui, pengguna dapat mengatur dashboard untuk memperbaharui data secara otomatis dengan cara mengklik ikon jam.

<span style='font-size:0.91em;background-color:rgb(255, 255, 255)'>Pengguna dapat mengubah pengaturan dashboard untuk diperbarui dalam interval 1, 5, 10, 15, 30, dan 60 menit, bergantung pada seberapa sering pembaruan data diperlukan. Sistem akan menjalankan kembali semua query di dashboard sesuai interval waktu yang dipilih.</span>

3. Data Consumption (Business Intelligence) - (Dashboard)

Dashboard BigQuery terdiri dari beberapa portlet yang disusun sesuai dengan grid yang tersedia. Portlet ini dapat berupa kombinasi tabel, grafik, peta atau teks yang dapat mendukung proses pembuatan reporting ataupun dashboard. Pengguna juga dapat menambahkan widget filter untuk melakukan filter data di beberapa pertanyaan sehingga data diagram atau tabel secara otomatis akan menyesuaikan.

  • Membuat dashboard dan reporting secara instan

    Di kanan atas layar, klik ikon + untuk membuka menu dan pilih Buat dashboard baru. Beri nama dan deskripsi pada dashboard yang telah dibuat, pilih koleksi mana yang akan digunakan dashboard, lalu klik Buat, dan BigQuery akan menuju ke halaman dashboard yang baru. Jika pengguna tidak ingin membuat dasbor dari awal, atau ingin bereksperimen dengan membuat perubahan pada dashboard yang ada tanpa mempengaruhi dashboard asli, pengguna dapat menduplikasi dashboard yang ada.

4. Data Consumption (Business Intelligence) - Fitur Kolaborasi dan Sharing

BigQuery mendukung skema multi-tenancy yang memungkinkan kolaborasi antar pengguna, serta melakukan sharing data insight yang dihasilkan. Dalam mengelola data, Admin BigQuery dapat mengatur akses setiap pengguna dengan akses data yang berbeda-beda.Berikut adalah beberapa pengaturan yang bisa dilakukan :

  1. Penyematan Aplikasi, pengguna dapat menyematkan grafik atau dashboard ke berbagai sistem dengan berbagai metode diantaranya :
  • Penyematan Publik : pengguna membagi kepada pengguna lain berupa link publik yang mengarahkan tautan ke suatu halaman, link tersebut dapat digunakan oleh aplikasi lain atau disematkan via iframe
  • Penyematan Private : Sama seperti penyematan publik, perbedaannya adalah iframe yang diamankan oleh JSON Web Token (JWT). Pengguna dapat melakukan pembatasan sesuai akses yang relevan dengan hak aksesnya.

<em>Fig. 3</em>. Sharing options include: <strong>Public link</strong>, <strong>Public embed</strong>, and <strong>Embed this dashboard in an Application</strong> (a signed embed).

  1. Single Sign-On (SSO)

    <span style='font-size:0.91em;background-color:rgb(255, 255, 255)'>Dengan menggunakan SSO, pengguna dapat menghindari layar login yang tidak seharusnya di mana grafik pengguna seharusnya berada. Dengan SSO pengguna dapat mengkoordinasikan izin pengguna lain di seluruh aplikasi BigQuery.</span>
    

<em>Fig. 5</em>. Add attributes to people in Metabase to coordinate user permissions between your app and your embedded Metabase instance.

  1. Data Sandbox

    <span style='font-size:0.91em;background-color:rgb(255, 255, 255)'>Pengguna dapat melakukan parameterisasi atribut yang dapat digunakan untuk memfilter apa yang dapat dilihat dan diakses setiap pengguna, hingga ke kolom dan baris tabel tertentu.</span>
    

5. Data Consumption (Business Intelligence) - (Alerting)

BigQuery memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pemberitahuan/alert berdasarkan parameter tertentu seperti revenue, users, negative reviews ataupun pemberitahuan lainnya. Pengguna dapat memilih beberapa alternatif jenis alerts yang dapat diatur dan dipilih untuk memberikan notifikasi baik melalui email atau slack.Terdapat tiga jenis peringatan/alert yang terdapat di BigQuery :

  1. Ketika time series melewati target atau batas ambang
  2. Ketika progress bar mencapai atau berada jauh dari target
  3. Ketika pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat membuahkan hasil.

<span style='font-size:0.91em;background-color:rgb(255, 255, 255)'>Selain itu, administrator BigQuery dapat melihat dan mengedit setiap peringatan pada semua pertanyaan yang disimpan. Pengguna juga akan melihat beberapa opsi tambahan untuk menambahkan penerima yang terlihat seperti ini :</span>

6. Data Consumption (Business Intelligence) - (Visualisasi)

Pengguna dapat mengatur visualisasi interaksi atau suatu aksi ketika seseorang mengklik pertanyaan atau portlet di dashboard. Secara default, saat pengguna membuat grafik menggunakan query builder, grafik akan secara otomatis dilengkapi dengan kemampuan penelusuran untuk menjelajah dan mengeksplorasi lebih jauh. Berikut adalah beberapa contoh aksi yang bisa dilakukan secara interaktif yaitu :

  • Penelusuran data, memungkinkan pengguna untuk melakukan aksi pendalaman data dari portlet atau pertanyaan yang dibuat.

  • Pengguna dapat mengirim pengguna lain ke tujuan khusus, seperti : dashboard, pertanyaan/portlet, atau URL khusus ketika mengklik pertanyaan/portlet

  • Menggunakan filter dashboard untuk melakukan filterisasi sesuai kebutuhan, sehingga grafik, table yang terdapat di dashboard akan secara otomatis mengikuti parameter filter.

7. Data Consumption (Business Intelligence) - (Mendukung analisis interaktif )

8. Data Consumption (Business Intelligence) - (Export data ke excel)

Dengan BigQuery pengguna dapat dengan mudah mengunduh hasil portlet atau pertanyaan dengan mengklik panah Unduh di kanan bawah layar. Hasil dapat diunduh ke dalam file .csv, .xlsx, atau .json. Untuk ukuran unduhan maksimum adalah 1 juta baris.

9. Data Consumption (Business Intelligence) - (Memfasilitasi search)

10. Data Consumption (Business Intelligence) - (Data storytelling)

Fitur analisa instan dari BigQuery adalah X-ray. X-ray merupakan cara cepat dan mudah untuk mendapatkan wawasan dan eksplorasi data secara otomatis. Jika pengguna bingung untuk memulai eksplorasi data, fitur X-ray membantu melakukan scanning dari kumpulan data untuk menghasilkan suatu gambaran dan cerita singkat dari data tersebut.

11. Data Consumption (Business Intelligence) - (Pembuatan report dengan tampilan peta dan data) geospatial

BigQuery dapat membuat report dengan tampilan peta dan data geospatial. Saat pengguna memilih pengaturan visualisasi peta pertama kalinya, maka BigQuery akan secara otomatis memilih jenis peta terbaik berdasarkan tabel data yang tersedia. Secara default, BigQuery menggunakan OpenStreetMaps untuk visualisasi peta, tetapi ada beberapa opsi penyesuaian yang bisa dilakukan, seperti GeoJSON format atau lainnya. Berikut adalah tiga jenis peta yang dapat dibuat :

  • Peta Pin untuk menandai lokasi yang spesifik berdasarkan latitude and longitude

<em>Fig. 3</em>. Example of a pin map made from the people table. Hovering over one of the pins is revealing additional information about the person represented by the pin.

  • Peta Wilayah untuk mengelompokan data berdasarkan negara atau negara bagian. Peta wilayah ini mengharuskan data pengguna memiliki kolom dengan jenis bidang "Wilayah" atau "Negara"nya.

  • Peta Grid merupakan visualisasi yang mendistribusikan titik pada area tertentu dengan cara membuat gradien warna-warni yang menutupi peta. Peta Grid adalah cara terbaik untuk memvisualisasikan area yang mengalami atau memiliki aktivitas paling banyak.

12. Data Consumption (Business Intelligence) - (Memiliki fungsi untuk membentuk OLAP cubes)