Social Media Analytics : Pengertian, Manfaat dan Tools

social media analytics-panduan lengkap

social media analytics sebenarnya bukan istilah yang benar-benar baru. Istilah ini mulai marak digunakan sejak orang-orang memahami dampak sosial media. Khususnya dalam bidang pemasaran. Kemampuan sosial media dalam mempengaruhi masyarakat membuat banyak praktisi dan analis sosial media mulai mempertimbangkan analitik dalam kegiatannya.

 

Apa Itu Social Media Analytics?

Social media analytics adalah proses untuk mengumpulkan dan mencari data dan percakapan dari media sosial. Data ini biasanya akan dimanfaatkan dalam ruang lingkup bisnis. Hasil analisis sosial media ini nantinya akan menjadi pertimbangan untuk menyusun kebijakan atau strategi bisnis perusahaan.

Banyak orang mengira bahwa analisis sosial media adalah menghitung data metrik jumlah like, follow, retweet, preview, click, dan impresi yang dimiliki suatu channel atau akun sosial media. Tapi sebenarnya, analisis sosial media jauh lebih luas dari data metrik tersebut.

Analisis sosial media juga mencakup social listening. Yaitu mendengar setiap masalah sosial yang ada, serta mencari kesempatan atau solusi yang dapat menjawab masalah tersebut.

Analisis sosial media dapat dilakukan dengan menggunakan platform atau software khusus. Saat ini, Anda bisa menemukan berbagai platform dan software. Mulai dari yang gratis hingga berbayar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Untuk menggunakan platform atau software ini juga cukup mudah. Cara kerja social media analytics bahkan cukup mirip dengan tools pencari website. Anda hanya perlu memasukkan data keywords atau topik yang diperlukan ke queri atau web crawlers.

Selanjutnya, queri akan dipecah dan dimasukkan ke dalam database. Selanjutnya, software akan menjalankan proses kategorisasi dan analisa untuk mendapatkan insight dari data tersebut. Meskipun prosesnya cukup panjang, hasil social media analytics tersebut bisa Anda dapatkan dalam beberapa detik hingga menit saja.

 

Mengapa Social Media Analytics Penting?

Sampai saat ini, analisis sosial media masih belum banyak digunakan secara optimal. Padahal, dalam lingkup industri pemanfaatan analisis sosial media sangatlah penting. Analisis sosial media dapat membantu perusahaan menciptakan citra perusahaan di masyarakat.

Citra ini bisa menjadi baik atau buruk tergantung pada proses kreatif dan analisis sosial media yang dilakukan. Selain itu, analisis sosial media juga dapat memberikan banyak keuntungan. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa social media analytics penting:

1. Mengevaluasi Performance Konten Berjalan

Analisis sosial media dapat membantu perusahaan menemukan hasil dari campaign yang dijalankan di sosial media. Apakah campaign tersebut dapat memberikan impresi yang baik atau tidak. Baik impresi untuk produk tersebut ataupun impresi untuk perusahaan secara umum.

2. Mengetahui Strategi yang Berhasil dan Tidak

Hasil dari analisis sosial media juga dapat membantu perusahaan untuk memilah strategi mana yang berhasil dan tidak berhasil. Khususnya dalam menghasilkan penjualan dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Kadang kala, campaign yang dilakukan memang bisa saja tidak berhasil. Hal ini akan menjadi pembahasan di perusahaan untuk menemukan bentuk campaign lain yang lebih baik. Sementara campaign yang berhasil bisa dikembangkan dan semakin disempurnakan.

3. Memantau Kondisi Kompetitor

Selain bisa diterapkan ke sosial media perusahaan, social media analytics juga bisa diimplementasikan ke perusahaan kompetitor. Kadang kala, cara ini perlu dilakukan agar perusahaan bisa mengetahui kondisi perusahaan kompetitor.

Hasil analisis sosial media kompetitor ini nantinya dapat digunakan sebagai perbandingan. Sehingga, perusahaan dapat mengeluarkan kebijakan atau strategi bisnis yang lebih baik ke depannya.

4. Menentukan Strategi Baru yang Lebih Baik

Saat melakukan analisis sosial media, bisa saja hasilnya tidak sesuai harapan. Bahkan bisa jadi campaign yang dilakukan malah blunder dan bisa dianggap gagal. Dengan menggunakan social media analytics, Anda bisa lebih mudah menentukan strategi baru yang lebih baik untuk periode selanjutnya.

5. Menciptakan Sentimen Masyarakat

Sosial media juga merupakan sarana komunikasi antara perusahaan atau brand dengan masyarakat. Pengelolaan sosial media yang baik dapat membuat sentimen masyarakat terhadap brand tersebut juga semakin baik. Hal ini bisa ditingkatkan dengan menggunakan data hasil analisis sosial media.

Itulah beberapa alasan mengapa social media analytics penting. Selain alasan tersebut, masih banyak alasan lain yang menunjukkan pentingnya analisis sosial media. Mulai dari mengukur perkembangan aset sosial media, mengetahui tren terkini terkait penawaran atau brand, memantau pandangan orang tentang brand, memahami percakapan yang beredar, hingga membantu penjualan divisi marketing.

 

6 Hal yang Diukur Social Media Analytics

Melihat pentingnya analisis sosial media di perusahaan, Anda mungkin bertanya-tanya, hal apa saja yang diukur melalui analisis sosial media? Nah, pada bagian ini kita akan membahas hal tersebut secara singkat.

Pada dasarnya, ada 6 hal yang perlu diukur oleh analisis sosial media. Sehingga, perusahaan bisa membuat keputusan strategis yang lebih tepat dan efektif.

1. Performance Metrics

Mengukur performa social media adalah hal penting untuk melihat bagaimana kinerja suatu campaign. Sehingga, Anda bisa mengetahui sisi mana yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Pengukuran performa ini mencakup pertumbuhan follower dari waktu ke waktu, reach & impression, serta engagement rate. Untuk menghitung engagement rate, jumlah like, komentar, dan share pada post akan dibagi dengan jumlah follower akun Anda.

2. Audience Analytics

Audiens adalah bagian penting dalam proses kreatif bisnis. Bahkan merupakan bagian paling utama dalam strategi sosial media. Memahami audiens membantu perusahaan menciptakan apa yang pelanggan inginkan dan cari. Sehingga, pengalaman pelanggan bisa lebih menyenangkan.

Sebelumnya, data audiens ini adalah hal yang paling sulit didapatkan. Namun, seiring perkembangan teknologi, mulai banyak tools analitik yang bisa digunakan. Sehingga, analisis audiens ini bisa lebih mudah didapatkan. Baik dari segi demografis, ketertarikan, hingga kebiasaan yang dilakukan.

3. Competitor Analytics

Salah satu cara paling mudah untuk memanfaatkan performance metrics adalah dengan melihatnya dari sudut pandang kompetitor. Namun, tools social media analytics dapat membantu Anda melakukan hal ini.  Apalagi, ada banyak tools yang telah dilengkapi dengan kemampuan AI yang baik.

Competitor analytics dilakukan dengan membandingkan performa Anda dengan performa kompetitor. Kemudian, memperhitungan efektivitas dan pengembangan yang mungkin dilakukan.

4. Paid Social Analytics

Iklan bisa menjadi pengeluaran yang sangat besar bagi sebuah bisnis. Apalagi jika iklan yang dijalankan tidak proporsional dengan tujuan yang diharapkan. Alih-alih menggunakan metode trial and error, akan lebih baik jika Anda memprediksinya terlebih dahulu.

Analisis sosial media membantu Anda untuk menghindari kerugian akibat iklan yang tidak efektif. Sehingga, Anda bisa memperkirakan apakah biaya yang dikeluarkan bisa sebanding dengan hasil yang didapatkan atau tidak.

Beberapa perhitungan yang digunakan dalam analisis ini adalah jumlah iklan aktif, jumlah biaya iklan, total klik, click-through rate, biaya per klik, biaya per engagemet, biaya per aksi, dan biaya per purchase.

5. Influencer Analytics

Saat ini, influencer sudah menjadi bagian dari marketing campaign. Karena itu, Anda juga perlu mempertimbangkan seberapa besar pengaruh seorang influencer terhadap bisnis Anda.

Analisis sosial media membantu Anda memberikan info yang perlu Anda ketahui. Mulai dari total interaksi per 1000 follower, cakupan audiens, hashtag yang sering digunakan, jumlah post per hari dan dampak setiap post, hingga kolaborasi terdahulu.

6. Sentiment Analysis

Terakhir, analisis sosial media juga mengukur bagaimana sentimen yang masuk sebagai respon sebuah campaign. Apakah meningkatkan sentimen positif dari audiens atau justru menyebabkan adanya sentimen negatif.

Analisis sentimen ini juga membantu mengetahui masalah yang dihadapi pelanggan loyal. Sehingga, perusahaan bisa memastikan bahwa campaign yang dibuat telah sesuai dengan target audiens. Dan jika ada sentimen negatif yang muncul, perusahaan bisa bertindak cepat untuk mengatasi hal tersebut.

Social Media Analytics: Antara Seni dan Sains

Social media analytics bisa dikatakan sebagai perpaduan antara seni dan sains. Cara kerja analitik ini memang mengandalkan pengumpulan dan pemrosesan data. Akan tetapi, untuk mendapatkan hasil sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, analisis sosial media tetap membutuhkan seni dan kreativitas.

Proses sains dalam sistem ini ada pada proses identifikasi, penggalian, dan analisis sosial yang dilakukan secara sistematis. Analisis ini dilakukan dengan memproses data yang ada di sosial media. Seperti tweet, berbagi, suka, hyperlink, dan berbagai impresi lainnya.

Karena prosesnya yang linear dan terstruktur, proses analisis ini biasanya dilakukan dengan menggunakan alat dan teknologi. Setelah hasil analisis didapatkan, seni digunakan untuk menjelaskan dan menyesuaikannya dengan tujuan bisnis perusahaan.

 

Manfaat Social Media Analytics

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan perusahaan dengan menjalankan analisis sosial media. Di antaranya:

1. Menelusuri Performa Kampanye

Setiap perusahaan pasti melakukan campaign di media sosial. Salah satu cara untuk mengetahui apakah campaign tersebut berjalan baik adalah dengan menggunakan analisis sosial media. Cara ini membantu perusahaan mengetahui bagaimana performa campaign yang dijalankan.

Dengan cara ini, perusahaan bisa mengetahui apakah campaign tersebut dapat memberikan impresi positif atau justru sebaliknya. Khususnya impresi yang berkaitan dengan produk yang sedang dijalankan.

2. Membantu Divisi Marketing

Manfaat social media analytics berikutnya adalah untuk membantu divisi yang ada di perusahaan untuk menjalankan tugasnya. Misalnya divisi marketing atau customer service.

Dengan menggunakan analisis sosial media, perusahaan bisa mengetahui bagaimana dampak campaign yang dijalankan terhadap penjualan perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga dapat mendapatkan informasi tentang alur audience di media sosial perusahaan. Apakah campaign tersebut membawa audiens ke halaman penjualan, pendaftaran, atau ke halaman promo.

Dengan mengetahui hal ini, perusahaan bisa menyusun strategi yang tepat sesuai dengan target yang ingin didapatkan.

3. Membantu Membuat Keputusan Strategis

Selain membantu divisi marketing, hasil analisa juga memberikan insight yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan strategis. Khususnya yang berkaitan dengan perkembangan bisnis dan marketing campaign.

Sebagai gambaran, salah satu hasil dari analisis sosial media adalah data demografis audiens. Data ini bisa dimanfaatkan untuk membuat keputusan strategis. Misalnya keputusan terkait marketing campaign atau brand awareness. Sehingga, hasilnya bisa lebih efektif dan sesuai dengan target market yang dituju.

4. Membantu Pengembangan Produk

Sosial media sering menjadi tempat customer membagikan pengalamannya akan suatu brand atau produk. Analisis sosial media membantu Anda menemukan hal ini. Baik yang berupa pengalaman baik atau kurang menyenangkan.

Analisis sosial media membantu perusahaan melihat bagaimana persepsi konsumen terhadap produk tersebut. Termasuk keluhan, kekurangan, dan harapan konsumen atas produk tersebut di masa depan. Mengetahui hal ini dapat membantu dalam proses pengembangan produk berikutnya.

5. Meningkatkan Pengalaman Kustomer

Pada dasarnya, sebuah perusahaan bukan hanya menjual produk kepada konsumen. Tapi juga menjual pengalaman atau customer experience. Dan sosial media adalah kanal yang tepat untuk menciptakan pengalaman tersebut.

Aktivitas kecil yang dilakukan sebuah brand di sosial media bisa memberikan pengalaman yang berbeda pada konsumen. Hal ini bisa saja membuat konsumen menjadi lebih loyal dan setia kepada brand tersebut.

6. Memahami Analisis Kompetitif

Selanjutnya, social media analytics juga membantu perusahaan untuk memahami kompetitor dengan lebih baik. Setiap tindakan yang dilakukan kompetitor bisa menjadi bahan pertimbangan untuk strategi atau kebijakan perusahaan selanjutnya.

Misalnya saja, saat kompetitor terlihat akan mengeluarkan produk atau menciptakan peluang baru, perusahaan bisa masuk dan ikut memanfaatkan peluang tersebut.

7. Meningkatkan Efisiensi

Analisis mendalam mengenai sosial media juga dapat membantu perusahaan mengukur permintaan pasar. Informasi ini bisa digunakan untuk mengelola inventaris dan menyiapkan persedian. Sehingga, biaya dan sumber daya bisa digunakan dengan lebih efisien.

 

4 Jenis Analisis Social Media Analytic

Sosial media saat ini menjadi salah satu strategi penting dalam pemasaran. Dibandingkan dengan metode pemasaran lainnya, sosial media memiliki banyak kelebihan. Seperti lebih mudah diakses, lebih dekat pada target market, dan juga dapat digunakan secara gratis.

Namun, karena sosial media ini gratis untuk semua orang, maka kompetisi untuk menarik perhatian publik juga lebih ketat. Karena itu, dibutuhkan social media analytics yang matang untuk bisa mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

Secara umum, ada 4 tipe analisa sosial media yang umum digunakan, yaitu:

1. Analisis Deskriptif (Hindsight)

Analisis deskriptif adalah metode yang paling umum digunakan oleh banyak analis. Metode ini digunakan untuk mendapatkan tampilan statistik dari perhitungan matematis. Sehingga, penyebaran data sampe atau populasi bisa diketahui.

Biasanya, metode analisis ini menampilkan hal-hal yang bersifat statistik. Seperti rata-rata, mean, modus, dan statistik lainnya. Dengan menggunakan metode analisis ini, data akan menjadi lebih informatif dan mudah dipahami. Penyajiannya sendiri biasa ditampilkan dalam bentuk laporan, visualisasi, atau kluster.

Penggunaan analisis deskriptif biasa digunakan untuk mengetahui aktivitas pengguna di media sosial secara rinci. Namun, lebih berfokus pada kejadian yang terjadi di masa lalu dan masa kini. Karena itu, hasil analisanya lebih bersifat reaktif.

Social media analytics dengan metode ini membantu Anda menemukan celah atau peluang yang belum banyak dimanfaatkan. Anda juga bisa menganalisis komentar pengguna di media sosial dan mengetahui sentimen yang banyak beredar.

2. Analisis Diagnostik (Wawasan)

Sama seperti analisis deskriptif, bentuk analisis diagnostik juga masih bersifat reaktif. Hanya saja, fokus utama pada analisis ini adalah pertanyaan “mengapa”. Seperti mengapa campaign media sosial yang Anda jalankan bisa berhasil atau justru mengalami kegagalan.

Dalam analisis diagnostik, Anda bisa mendapatkan gambaran umum yang lebih luas. Khususnya mengenai kinerja campaign yang Anda lakukan. Anda bahkan bisa memfiltrasi data yang didapatkan dan menemukan poin-poin penting untuk meningkatkan capaian campaign Anda di masa depan.

Dengan kata lain, analisis bentuk ini membantu Anda mendapatkan wawasan yang rinci mengenai cara kerja campaign yang berlangsung. Wawasan atau informasi ini nantinya bisa Anda gunakan untuk merumuskan strategi campaign selanjutnya.

2. Analisis Prediktif (Foresight)

Berbeda dari dua jenis analisis sebelumnya, analisis prediktif ini bersifat proaktif. Artinya, Anda perlu melakukan analisa yang lebih dalam dengan data yang lebih besar. Tujuan analisis prediktif adalah untuk membuat prediksi apakah campaign yang Anda jalankan akan berhasil dan memberikan keuntungan atau tidak.

Analisis prediktif berkaitan dengan hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Karena itu, analisis tipe ini membuat Anda mencari tahu apa dan mengapa suatu hal bisa terjadi di masa depan. Serta bagaimana meminimalisir resiko yang akan dihadapi di masa depan.

Untuk mendapatkan analisis prediktif, Anda perlu menganalisis data media sosial dengan keyword tertentu. Khususnya kata dengan unsur beli, inginkan, butuhkan, dll. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui keinginan dan masalah yang dihadapi pengguna jauh lebih awal.

Selanjutnya, data ini bisa Anda gunakan untuk mengetahui minat masyarakat terhadap produk atau layanan yang Anda tawarkan. Selain itu, analisis ini juga memberi Anda prediksi mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian.

3. Analisis Preskriptif (Foresight)

Metode analisis berikutnya adalah analisis preskriptif. Analisis ini juga merupakan jenis analisis yang bersifat proaktif. Analisis ini biasanya memberikan rekomendasi atas suatu masalah yang berlangsung di sosial media.

Seperti yang diketahui, pengguna media sosial memiliki keragaman yang sangat tinggi dengan berbagai jenis grup. Untuk itu, seorang social media analytics Indonesia perlu menggunakan analisis preskriptif untuk mengetahui strategi yang tepat untuk mendapatkan jangkauan yang luas. Sehingga,pencapaian bisnis bisa maksimal sesuai yang diharapkan.

Pada prakteknya, analisis preskriptif dilakukan dengan tujuan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini:

  • Konten apa yang banyak menghasilkan interaksi di media sosial?
  • Produk seperti apa yang cocok untuk pelanggan di demografi tertentu?
  • Berapa banyak konten kuis yang perlu dibuat untuk meningkatkan audiens?

Sebuah perusahaan bisa menggunakan salah satu metode tersebut dalam satu waktu atau beberapa metode secara bersamaan. Tergantung pada kondisi dan kasus yang dihadapi oleh perusahaan. Dengan menjalankan metode ini, setiap strategi yang dijalankan perusahaan akan memiliki perhitungan yang tepat. Sehingga, proses evaluasi juga menjadi lebih mudah.

Anda mungkin akan cukup bingung bagaimana menjalankan seluruh metode analisis tersebut. Tapi tenang saja, untuk mendapatkan hasil analisis dari masing metode, Anda bisa menghitungnya dengan bantuan tools. Sehingga, proses analisis bisa berjalan dengan lebih baik, lebih akurat, dan tentu saja lebih cepat.

ilustrasi social media analytics bigbox

 

6 Tools Social Media Analytics Bawaan

Ada banyak tools analisis sosial media yang bisa Anda gunakan. Mulai dari yang gratis hingga berbayar. Namun, sebelum mengetahui daftar tools tersebut, ada baiknya Anda mengetahui tools analitik yang dimiliki masing-masing sosial media terlebih dahulu.

Hampir setiap sosial media telah memiliki tools analitik yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Tools ini juga menawarkan insight yang baik untuk mengetahui aktivitas Anda di sosial media. Berikut ini adalah 6 tools social media analytics gratis bawaan yang bisa Anda gunakan:

1. Facebook Insight

Fitur ini adalah fitur bawaan dari Facebook. Anda dapat mengakses fitur Facebook Insight dengan sangat mudah melalui halaman Facebook Page Anda. Jika sudah masuk, Anda tinggal mencari tab Insight yang biasanya ada di bagian atas.

Meskipun tools ini gratis digunakan, informasi yang disajikan cukup lengkap. Mulai dari overview, fans, reach, posts, people hingga pages to watch. Anda juga bisa mendapatkan informasi tambahan dengan klik pada jumlah people reach.

Sayangnya, tools ini hanya bisa digunakan untuk menemukan Insight dari halaman Fanpage saja. Facebook Insight tidak tersedia untuk akun pribadi/

2. Instagram Insight

Tools satu ini adalah tools social media analytics bawaan Instagram. Anda bisa mengakses Instagram Insight jika profil Instagram Anda sudah diubah menjadi akun bisnis. Melalui menu Insight, Anda bisa menemukan data analitik mengenai profil Anda, post, stories, hingga ads yang Anda gunakan.

Anda bahkan bisa mengetahui di hari apa dan jam berapa follower Anda paling aktif di Instagram. Data ini dapat membantu Anda mengetahui kapan waktu terbaik membuat postingan dan mengunggahnya di Instagram.

Untuk mengakses fitur ini, Anda tinggal memiliki menu yang ada di bagian pojok kanan atas. Selanjutnya, cari menu Insight dan klik di dalamnya.

3. Twitter Analytics

Twitter Andalytics adalah tools analitik bawaan untuk mendapatkan data analisis sebuah akun Twitter. Untuk mengakses tools atau fitur ini, Anda perlu login ke Twitter terlebih dahulu. Kemudian, buka browser dan cari “analytics.twitter.com”.

Tools ini dapat menampilkan data analitik akun Anda selama 28 hari terakhir. Termasuk kunjungan profile, pertumbuhan follower, impresi pada tweet, dan mention yang Anda dapat. Selain itu, data terkait engagement seperti retweet, mention, favorites, dan klik juga bisa Anda dapatkan menggunakan tools ini saja.

4. Youtube Analytics

Youtube Analytics adalah fitur bawaan Youtube yang dapat memberikan data terkait performa Youtube channel Anda. Termasuk watch time, views, penghasilan, performa ad, retensi penonton, subscriber, dan estimasi sumber traffic.

Untuk mengakses Youtube Analytics, Anda perlu login dulu ke akun Youtube Anda terlebih dahulu. Kemudian, buka laman youtube.com/analytics untuk mendapatkan data analitik yang Anda perlukan.

 

Tools Social Media Analytics Gratis

Selain tools bawaan dari masing-masing sosial media, Anda juga bisa menggunakan tools social media analytics gratis. Ada banyak opsi tools gratis yang bisa Anda gunakan untuk melakukan analisa. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Google Analytics

Siapa yang tidak tahu Google Analytics? Tools ini merupakan salah satu tools social media analytics yang tidak boleh Anda lewatkan. Meskipun gratis, tools ini menyediakan banyak fitur yang bisa Anda maksimalkan sesuai kebutuhan. Khususnya untuk mendatangkan traffic ke website Anda.

Tools ini membantu Anda mendapatkan data rinci mengenai visitor yang datang. Termasuk konten mana yang populer dan menjadi sumber trafik utama. Dengan mengetahui informasi ini, Anda bisa membuat strategi untuk optimalisasi kata kunci tersebut.

2. Likealyzer

Likealyzer adalah tools yang bisa Anda gunakan untuk menganalisis performa Facebook Page Anda. Selain itu, tools ini juga dapat memberikan saran atau rekomendasi berdasarkan performa tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mengekspor data metrik dan insight tersebut ke bentuk laporan yang mudah dipahami.

Menariknya lagi, tools ini bisa Anda gunakan dengan gratis. Akan tetapi, penggunaan tools ini hanya bisa diterapkan pada Facebook saja.

3. SparkToro

Selain Likealyzer untuk Facebook, ada juga tools gratis yang bisa Anda gunakan untuk mengalisis performa akun Twitter. Yaitu tools SpartToro. Tools ini bisa Anda gunakan untuk mengaudit follower Anda dan mengetahui berapa banyak follower fake dalam akun tersebut.

Selain itu, Anda juga bisa melihat bagaimana topik tertentu dibicarakan di media sosial ini. Kemudian, fitur Spark Score juga dapat membantu Anda mengetahui pengaruh dan performa akun tersebut.

 

Tools Social Media Analytics Berbayar

Jika Anda merasa tools gratis kurang bisa menjadi tools social media analytics terbaik, Anda bisa mencoba tools yang berbayar. Tarif setiap tools juga cukup bervariasi. Sehingga, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan tujuan Anda.

Berikut ini adalah beberapa tools berbayar yang bisa Anda gunakan untuk menjalankan social media analytics:

1. Sprout Social

Keunikan tools Sprout Social ada pada fitur message dan discovery yang disematkan di dalamnya. Sehingga, Anda bisa melakukan komunikasi dan interaksi dengan pelanggan secara langsung. Dengan adanya fitur ini, Anda bisa mengidentifikasi perilaku follower dengan lebih mudah.

Selain itu, tampilan dashboard Sprout juga sangat rapi. Sehingga cukup nyaman dan mudah digunakan bahkan oleh seorang pemula. Anda juga bisa mendapatkan laporan analitik secara mudah dan lengkap dalam bentuk diagram.

Ada beberapa opsi tarif yang bisa Anda pilih untuk berlangganan tools ini. Mulai dari $99 hingga $249 per bulan. Selain itu, Anda juga bisa mencoba tools ini dengan paket trial 30 hari sebelum memutuskan untuk berlangganan.

2. KeyHole

KeyHole adalah tools yang tepat untuk Anda yang ingin memantau elemen Instagram atau Twitter secara real time. Seperti hashtag, keyword, URL, bahkan username tertentu sesuai dengan kebutuhan. Dengan menggunakan tools ini, Anda bisa mengetahui berapa banyak interaksi dan pengguna yang menggunakan elemen tersebut.

Tools ini juga dapat membantu Anda memprediksi performa campaign yang Anda jalankan. Serta memantai sentimen yang muncul sebagai reaksi atas campaign tersebut. Selain itu, tools ini juga bisa Anda gunakan untuk memantau performa akun influencer tertentu.

Tarif berlangganan tools KeyHole cukup variatif. Mulai dari $49 hingga $199 per bulan. Anda juga bisa menyesuaikan tarif sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebelum berlangganan, Anda bisa memanfaatkan free trial 7 hari yang bisa Anda coba.

3. Buffer Analyze

Buffer Analyze adalah tools yang bisa Anda gunakan melalui aplikasi atau website. Tools ini membantu Anda mengatur banyak aktivitas sosial media yang Anda pegang. Mulai dari mengatur waktu posting hingga melakukan analisa atas postingan yang telah diunggah.

Tools ini juga membantu Anda melihat demografi audien, mengukur performa postingan, story, hingga hashtag yang Anda gunakan. Selain itu, Buffer Analyze juga dapat Anda gunakan untuk membandingkan performa konten berbayar dan organik.

Tools ini dapat Anda gunakan dengan tarif berlangganan mulai dari $35 hingga $50 per bulan. Namun, Anda juga bisa mencoba layanan free trialnya selama 14 hari terlebih dahulu.

Tips Mengoptimalkan Social Media Analytics

Social media analytics merupakan cara terbaik untuk melacak dan mengukur kinerja media sosial yang Anda miliki. Akan tetapi, mengetahui cara analisis sosial media saja tidak cukup. Anda juga harus melakukan pendekatan yang tepat dan berfokus pada hal-hal yang utama.

Selain memahami cara analisis sosial media, ada beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan. Sehingga, waktu yang Anda investasikan tidak terbuang sia-sia. Berikut ini adalah 4 tips mengoptimalkan analisis sosial media yang perlu Anda lakukan:

1. Menetapkan Baseline yang Sesuai

Sebelum Anda mulai membuat analisis, pastikan Anda sudah mengetahui dasar atau baseline yang tepat. Baseline ini bisa Anda dapatkan dari data analitik sosial beberapa bulan ke belakang atau satu tahun sebelumnya.

Sangat melihat data analitik, jangan terfokus pada setiap informasi detail. Akan tetapi, perhatikan bagaimana kinerja rata-rata atau KPI dari sosial media tersebut. Mulai dari jangkauan, klik, hingga interaksi yang didapatkan. Anda bisa mencatat data tersebut di atas kertas agar mudah terlihat.

Untuk mendapatkan data analitik sebenarnya cukup mudah. Beberapa sosial media seperti Facebook bahkan memungkinkan Anda mengunduh data tersebut dalam format spreadsheet. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengolah data tersebut.

2. Manfaatkan Google Analytics

Google Analytics sering disebut sebagai tambang emas data. Hal ini rasanya tidak berlebihan. Anda bisa menemukan semua daftar saluran sosial media yang mengirim lalu lintas ke web Anda. Dengan menggunakan Google Analytics, aka lebih mudah bagi Anda menemukan sumber traffic web Anda dalam satu kali lihat.

Selain itu, Google Analytics juga membantu Anda memeriksa data penting dengan lebih mudah. Termasuk tampilan halaman dan waktu yang dihabiskan pengguna di situs Anda. Dari sini, Anda bisa mengoptimalkan kanal yang paling ramai dan memiliki konversi tinggi.

Jika Anda baru belajar social media analytics, tidak ada salahnya untuk mulai dari memanfaatkan Google Analytics.

3. Buat Tujuan Spesifik

Umumnya, sasaran atau tujuan ini bisa diukur dengan mempertimbangkan empat hal. Yaitu pengunjung, engagement, konversi, dan pertumbuhan pengikut. Sebelum itu, ada 5 kunci penting yang harus Anda perhatikan dalam menetapkan sasaran. Yaitu harus spesifik, terukur, relevan, bisa dicapai, berdasarkan waktu.

Tanpa adanya tujuan spesifik, pengelolaan sosial media akan menjadi jauh lebih membingungkan. Anda juga akan kesulitan membangun strategi yang tepat. Untuk itu, Anda perlu membuat tujuan yang spesifik sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Tujuan ini tidak harus bersifat rigid atau baku. Bisa saja, Anda akan menghadapi kondisi dimana tujuan yang dibuat tidak lagi relevan. Pada kondisi tersebut, tidak ada salahnya untuk mengubah tujuan yang ingin Anda capai. Namun, pastikan Anda selalu melakukan pengawasan dan evaluasi target setiap tiga bulan sekali.

4. Temukan Waktu Terbaik

Tidak semua hal di media sosial bisa langsung berhasil. Konten yang Anda buat mungkin saja tidak cukup menarik atau tidak selalu memiliki jangkauan yang luas. Karena itu, Anda perlu terus bereksplorasi. Salah satunya adalah dengan mencari waktu yang tepat.

Tentukan kapan Anda akan melakukan posting sosial media. Waktu terbaik ini berbeda-beda bagi setiap akun. Karena itu, temukan waktu terbaik bagi akun Anda. Di awal, mungkin Anda perlu mencoba dengan konsep trial & error hingga data yang ada bisa dianalisa.

Setelah menemukan waktu terbaik, pastikan Anda melakukan posting secara rutin. Dengan cara ini, akan lebih mudah bagi Anda memanfaatkan peluang yang Anda.

 

Itulah beberapa informasi mengenai analisis sosial media yang bisa Anda ketahui. Mulai dari pengertian, manfaat, fungsi, tools yang bisa Anda digunakan, hingga tips untuk mengoptimalkan analisis sosial media Anda.

Sebenarnya, masih ada banyak hal lagi yang bisa Anda ketahui dari social media analytics. Namun, akan lebih baik jika Anda mempelajarinya sambil mempraktekkannya secara langsung. Sehingga, Anda bisa mengetahui dengan lebih pasti metode dan cara apa yang paling sesuai untuk Anda.

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Contact Us
ID : (021) 2708 8011
Outside the ID : +62 21 2708 8011

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

Log in with your credentials

or    

Forgot your details?

Create Account